Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Moderasi Beragama
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI dalam menanamkan moderasi beragama pada peserta didik di SMAN 10 Semarang dan faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan moderasi beragama di SMAN 10 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam menanamkan moderasi beragama pada peserta didik secara umum telah melaksanakan perannya dengan sangat baik melalui pembelajaran dikelas maupun pembiasaan disekolah. Hal ini terlihat dari indikator-indikator peran guru sebagai pendidik, informator, motivator, dan inspirator dalam menanamkan moderasi beragama kepada peserta didik. Namun demikian, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya program sekolah damai, kebijakan sekolah, maupun kegiatan pembiasaan moderasi beragama yang ada disekolah, sementara itu faktor penghambatnya berasal dari luar lingkungan sekolah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright:
In order to be accepted and published by Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan, author(s) submitting the article manuscript should complete all the review stages. By submitting the manuscript the author(s) agreed to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
License:
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
[1] Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, “No Title.”
[2] A. B. Tjahjono et al., Pendidikan Agama Islam dalam Bingkai Budaya Akademik Islami (BUDAI). CV. Zenius Publisher, 2023.
[3] Kementerian Agama RI, Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019.
[4] S. AR, “Peran Guru Agama dalam Menanamkan Moderasi Beragama,” Al-Irfan, vol. 3, pp. 37–51, 2020. DOI: https://doi.org/10.36835/al-irfan.v3i1.3715
[5] R. A. Mussafa, “Konsep Nilai-Nilai Moderasi dalam Al-Qur’an dan Implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam (Analisis al-Qur’an Surat al-Baqarah 143),” Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 2018.
[6] Masturaini, “Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Pondok Pesantren (Studi Pondok Pesantren Shohifatusshofa NW Rawamangun Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara),” Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO, 2021. DOI: https://doi.org/10.31000/jkip.v4i1.6377
[7] M. A. Yaqin, “Strategi Pembentukan Sikap Moderat Santri : Studi di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan,” UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.
[8] D. Satori and A. Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabelta, 2013.
[9] M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3th ed. New Delhi: SAGE Publications, 2013.
[10] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2010.
[11] M. U. Usman, Menjadi Guru Profesional, Cet. 27. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.