Komparasi Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Konvensional Dan Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Main Article Content
Abstract
Penelitian dilakukan untuk menguji perbandingan antara pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain pretest-posttest pada satu kelas, dimana data dikumpulkan melalui angket dikotomi pada dua waktu berbeda. Sampel sebanyak 16 siswa yang melakukan proses pembelajaran menggunakan kedua model tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik Mc Nemar untuk melihat adanya perubahan tidaknya antara nilai pretest-posttest setiap kelompok. Hasil penelitian dengan Uji Mc Nemar mengungkapkan bahwa kelompok kedua yang menerapkan model pembelajaran berbasis proyek memperlihatkan peningkatan hasil belajar yang signifikan (0,003), dengan hasil posttest yang lebih tinggi daripada pretest. Sebaliknya, pada kelompok pertama yang menggunakan pembelajaran konvensional tidak memperlihatkan perubahan yang signifikan (0,774). Dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat dijadikan alternatif yang lebih efektif dalam proses kegiatan belajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah. Pada Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan pembelajaran proyek guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright:
In order to be accepted and published by Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan, author(s) submitting the article manuscript should complete all the review stages. By submitting the manuscript the author(s) agreed to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
License:
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
[1] A. H. Hamim, M. Muhidin, and U. Ruswandi, “Pengertian, Landasan, Tujuan dan Kedudukan PAI Dalam Sistem Pendidikan Nasional,” J. Dirosah Islam., vol. 4, no. 2, pp. 220–231, 2022, doi: 10.47467/jdi.v4i2.899. DOI: https://doi.org/10.47467/jdi.v4i2.899
[2] H. Olfah, “Pemikiran Prof. Dr. Zakiah Daradjat Tentang Pendidikan Islam Bagi Remaja,” Educ. J. Gen. Specif. Res., vol. 3, no. 1, pp. 116–124, 2023.
[3] M. Moestofa and M. S. Sondang, “Penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah pada standar kompetensi memperbaiki radio penerima di SMK Negeri 3 surabaya,” J. Pendidik. Tek. Elektro, vol. 2, no. 1, pp. 255–261, 2013.
[4] Vindiasari Yunizha, “Project Based Learning, Pembelajaran yang Menghasilkan Solusi Terbaik,” January 18, 2023. Accessed: Aug. 05, 2025. [Online]. Available: https://web.smknpppelaihari.sch.id/blog/project-based-learning-pembelajaran-yang-menghasilkan-solusi-terbaik/
[5] R. MAULINA, “Penguatan Karakter Melalui Kegiatan Outbound Di Sd Alam Ungaran, Kabupaten Semarang,” Core.Ac.Uk, 2020, [Online]. Available: https://core.ac.uk/download/pdf/534080112.pdf
[6] sugiyono, METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF dan R&D, 2nd ed. bandung: ALFABETA, 2019.
[7] sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, 2nd ed. bandung: ALFABETA, 2019.